Lucas Chevalier mengambil keputusan mengejutkan. Penjaga gawang Paris Saint-Germain (PSG) ini memilih bertahan di Paris. Padahal, dia kehilangan posisi utama pada musim lalu.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Banyak pihak memperkirakan Chevalier akan hengkang. Dia sempat diproyeksikan sebagai masa depan tim nasional Prancis. Namun, pemain berusia 24 tahun ini memilih jalur yang lebih menantang.
Menurut laporan Canal+, mantan pemain Losc Lille ini telah berbicara dengan pelatih Luis Enrique. Pembicaraan itu terjadi beberapa kali secara mendalam. Chevalier merasa diyakinkan oleh sang pelatih.
"Dia telah diyakinkan dan memutuskan untuk memberi dirinya kesempatan demi menjadi nomor satu kembali," demikian pernyataan dari saluran televisi tersebut.
PSG merekrut Chevalier pada musim panas 2025. Nilai transfernya mencapai 55 juta euro termasuk bonus. Dia sempat bermain dalam 26 pertandingan sebelum posisinya digantikan oleh Matvei Safonov.
Perubahan posisi itu terjadi setelah pertandingan fase grup Liga Champions melawan Newcastle. Sejak saat itu, Chevalier tidak pernah bermain lagi. Dia juga kehilangan tempat di tim nasional Prancis dan melewatkan Piala Dunia.
PSG akan mengarungi musim baru dengan komposisi kiper yang sama. Matvei Safonov dan Lucas Chevalier tetap bertahan. Mereka akan didampingi kiper muda Italia, Alessandro Longon, yang baru didatangkan dari AC Milan.
Sementara itu, kiper PSG lainnya, Renato Marin, telah resmi dipinjamkan. Dia akan bermain untuk klub Portugal, CD Nacional, pada musim depan.