Ada persaingan yang senyap namun tajam di lini depan Prancis. Di bawah asuhan Didier Deschamps, posisi penyerang tengah diisi oleh Kylian Mbappé. Di belakangnya, Michael Olise bertindak sebagai nomor sepuluh, dan Ousmane Dembélé bergerak di sisi kanan. Namun, posisi sayap kiri masih menjadi misteri yang belum terpecahkan bagi sang pelatih menjelang laga krusial.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan situasi tim saat ini, cedera lutut parah yang menimpa Hugo Ekitike bersama klubnya, Liverpool, mengubah segalanya pada musim semi lalu. Cedera itu memaksa Ekitike menepi dan mematikan peluangnya yang semula berada di baris terdepan. Kini, Deschamps harus memilih di antara dua pemuda bertalenta tinggi, Bradley Barcola dan Désiré Doué.
Menurut catatan pertandingan di turnamen ini, Doué mendapat kepercayaan menjadi starter saat Prancis menumbangkan Senegal dengan skor tiga satu dan ketika melibas Norwegia empat satu. Sementara itu, Barcola unjuk gigi sejak menit awal saat Les Bleus mencatatkan kemenangan bersih tiga kosong atas Irak. Keduanya memberikan jawaban yang tegas di atas lapangan.
Bagi seorang pelatih, ini bukanlah sebuah masalah besar yang lahir dari kelemahan. Ini adalah kemewahan. Deschamps tidak sedang memilih pemain yang paling tidak buruk untuk menambal lubang, melainkan menentukan siapa yang paling siap bertarung di lapangan hijau.
Pertandingan berikutnya melawan Swedia akan digelar pada hari Selasa di New Jersey. Ini adalah panggung yang besar di Amerika Serikat. Pilihan ada di tangan Deschamps, dan keputusan itu akan menentukan arah serangan Prancis di sisa turnamen akbar ini.