Paris Saint-Germain belum berhenti menancapkan dominasinya di dunia sepak bola. Setelah beberapa minggu lalu merayakan kesuksesan meraih gelar ganda bersejarah di Ligue des champions, klub ibu kota Prancis tersebut kini terus bersinar di panggung dunia berkat kontribusi para pemain internasional mereka.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan data statistik terbaru setelah hampir dua pekan turnamen bergulir, Paris Saint-Germain resmi menjadi klub sepak bola yang memiliki jumlah pencetak gol berbeda paling banyak di Piala Dunia 2026. Tercatat sudah ada enam penggawa Les Parisiens yang sukses membobol gawang lawan di kompetisi akbar ini.
Dua kemenangan penting yang diraih tim nasional Perancis turut membuka keran gol para penyerang klub tersebut. Bradley Barcola berhasil mencatatkan namanya di papan skor saat menghadapi Senegal dengan kemenangan 3-1, disusul oleh aksi impresif Ousmane Dembélé kala melumat Irak 3-0.
Menariknya, kontribusi gol juga datang dari pihak lawan. Menurut catatan pertandingan babak grup, pemain muda Ibrahim Mbaye sempat membawa Senegal unggul terlebih dahulu lewat gol pembukanya saat menghadapi Perancis, sebelum akhirnya tim asuhan Didier Deschamps membalikkan keadaan.
Lini serang tim nasional Portugal yang dihuni oleh deretan bintang Paris Saint-Germain tidak mau ketinggalan memberikan dampak. Gelandang muda João Neves membuka keunggulan Portugal pada menit keenam dalam laga sengit yang berakhir imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo.
Rekan setimnya di level klub, Nuno Mendes, juga unjuk gigi dengan mencetak gol ketika Portugal menghancurkan Uzbekistan dengan skor telak 5-0. Laga berat sebelah tersebut juga diwarnai oleh torehan dua gol dari sang kapten veteran, Cristiano Ronaldo.
Keberhasilan tim nasional Maroko menundukkan Haiti dengan skor 4-2 menggenapi catatan emas klub Prancis tersebut. Bek kanan andalan mereka, Achraf Hakimi, tampil sebagai penyelamat lewat gol penyeimbang kedudukan sebelum membawa negaranya mengamankan poin penuh.
Berdasarkan performa gemilang tersebut, Achraf Hakimi kini mengukir sejarah baru. Dia resmi menjadi pemain Maroko kedua yang mampu mencetak gol sekaligus memberikan umpan matang atau assist dalam satu pertandingan Piala Dunia, menyamai rekor legendaris Abdeljalil Hadda pada tahun 1998 saat melawan Skotlandia.