Allez Paris - Barcola Allez Paris - Barcola
/home / internasional / Piala Dunia 2026: Badai Tornado...
INTERNASIONAL

Piala Dunia 2026: Badai Tornado Mengintai Timnas Prancis di Boston

Para pemain Timnas Prancis berlatih di tengah ancaman badai tornado menjelang Piala Dunia 2026

Para pemain Timnas Prancis berlatih di tengah ancaman badai tornado menjelang Piala Dunia 2026

BOSTON - Waktu berjalan lambat bagi tim nasional Prancis. Enam hari terasa panjang. Setelah menumbangkan Senegal di New York, anak-anak asuh Didier Deschamps harus menunggu hampir sepekan sebelum kembali merumput. Mereka dijadwalkan bertanding melawan Irak di Philadelphia pada Senin mendatang.

Berdasarkan laporan cuaca setempat, suhu udara di wilayah Boston turun menjadi 26 derajat Celsius setelah sepekan didera panas yang menyengat. Namun, ketenangan itu terusik. Angin kencang mulai menghantam pepohonan di sekitar Universitas Bentley, tempat latihan para pemain Les Bleus.

Menurut data dari Boston Herald, wilayah barat dan tengah Massachusetts kini berada dalam status waspada tornado. Hujan deras mengguyur kota Boston. Peringatan cuaca ekstrem ini mencakup wilayah yang dihuni oleh lebih dari 7 juta orang, termasuk ribuan sekolah dan fasilitas kesehatan.

Kabar baik datang dari lini pertahanan. Malo Gusto yang sempat mengalami masalah pergelangan kaki dalam sesi latihan meredam kekhawatiran publik. "Tout va bien, j'ai juste pris une petite semelle de Lucas. Je vais faire un peu de soin, c'est juste un petit hématome," ujar bek Chelsea tersebut saat konferensi pers.

Meskipun demikian, Malo Gusto tetap melewatkan sesi latihan sore untuk menjalani perawatan. Langkah serupa diambil oleh Dayot Upamecano, Theo Hernandez, dan William Saliba. Ketiga pilar pertahanan tersebut memilih menetap di dalam ruangan guna memulihkan kondisi fisik.

Di luar lapangan, Didier Deschamps memberikan kelonggaran. Untuk pertama kalinya sejak mendarat di Amerika Serikat, skuad Prancis mendapatkan waktu bebas pada Rabu malam. Kesempatan ini dimanfaatkan para pemain untuk menyegarkan pikiran di tengah ketatnya turnamen.

Maghnes Akliouche memilih berjalan kaki menikmati sudut kota. "C'était cool, on n'avait pas encore eu le temps de pouvoir découvrir un petit peu. Avoir du temps de libre, faire un petit tour, ça fait du bien de respirer," kata gelandang AS Monaco tersebut. Sementara itu, Desire Doue, Malo Gusto, dan Bradley Barcola memilih bersepeda membelah jalanan Boston.

Menurut Malo Gusto, waktu luang tersebut sangat krusial bagi mentalitas tim. "Le quartier libre, ça a fait du bien à tout le monde. Ça permet d'aérer l'esprit dans une Coupe du monde où on est bien enfermé entre nous. Ça fait du bien," tuturnya menutup pembicaraan.

Persiapan kini memasuki fase krusial. Tiga hari menjelang laga kontra Irak, tim pelatih Prancis memutuskan menggelar sesi latihan tertutup tanpa kehadiran media maupun konferensi pers. Fokus sepenuhnya dialihkan ke atas lapangan hijau.

// TOPICS
#piala_dunia_2026 #timnas_prancis #malo_gusto #didier_deschamps #sepak_bola_internasional #boston
Jurnalis Spesialis Analisis Performa & Statistik Pemain

Pranawa Hakim Saefullah adalah jurnalis yang mendalami analisis performa dan statistik pemain sepak bola. Dengan latar belakang analisis data olahraga, ia memiliki pemahaman mendalam tentang perjalanan karier Bradley Barcola dari akademi Lyon, bersinar di Ligue 1, hingga menjadi andalan PSG dan timnas Prancis. Liputannya yang detail tentang statistik, gaya bermain, dan perkembangan pemain menjadikannya sumber terpercaya bagi penggemar yang ingin mengikuti jejak bintang sayap muda Prancis.