Paris Saint-Germain meraih kemenangan telak dengan skor 4-1 saat bertandang ke markas Stuttgart dalam lanjutan laga Liga Champions. Bradley Barcola kembali menjadi sosok protagonis yang membuka jalan bagi rekan-rekan setimnya. Penyerang internasional Prancis tersebut mencetak gol pembuka melalui sundulan kepala memanfaatkan skema sepak pojok setelah menerima umpan matang dari Desire Doue. Sepuluh menit berselang, ia berganti peran menjadi pelayan dengan menyodorkan umpan matang untuk gol Ousmane Dembele.
// RELATED STORIES
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Berdasarkan performa tersebut, Paris Saint-Germain tampaknya telah menemukan kembali efisiensi di lini depan yang sempat hilang pada awal musim ini. Efisiensi menjadi kunci utama yang terus diasah oleh armada Luis Enrique dalam sesi latihan. Para pemain lini serang kini dituntut untuk tampil lebih klinis dan mematikan di depan gawang lawan.
"On a beaucoup travaillé, on s’est mis dans la tête d’être efficace, on savait que c’est ce qui nous manquait. Prendre conscience qu’il faut marquer, si on ne marque pas, on ne peut pas gagner," ujar Bradley Barcola saat memberikan keterangan kepada media Canal+ selepas pertandingan di Jerman.
Menurut analisis pertandingan, performa impresif Bradley Barcola belakangan ini dipicu oleh kompetisi internal yang semakin ketat. Pemain muda Prancis tersebut sempat tampil kurang konsisten, namun ia segera menaikkan level permainannya sejak rumor kedatangan Khvicha Kvaratskhelia berembus. Motivasi Barcola semakin berlipat ganda setelah penyerang asal Georgia tersebut resmi bergabung dengan Paris Saint-Germain.
Dalam lima pertandingan terakhir bersama Paris Saint-Germain, Bradley Barcola hampir selalu mencatatkan namanya di papan skor. Satu-satunya laga saat ia gagal mencetak gol adalah ketika menghadapi Reims yang berakhir dengan skor imbang 1-1 di kompetisi domestik. Pada laga tersebut, ia baru masuk di babak kedua setelah sengaja disimpan oleh Luis Enrique demi menjaga kebugaran fisik di Liga Champions. Menariknya, gol tunggal Paris Saint-Germain ke gawang Reims malam itu dicetak oleh Ousmane Dembele berkat assist dari Khvicha Kvaratskhelia.
Situasi ini kini menghadirkan dilema besar sekaligus berkah bagi sang pelatih, Luis Enrique, dalam menentukan pilihan utama di sektor sayap kiri. Bradley Barcola sejatinya bisa digeser untuk bermain di koridor kanan, namun opsi tersebut akan memaksa Ousmane Dembele bermain lebih ke dalam sebagai penyerang tengah. Kompetisi internal yang sengit ini dipastikan akan terus memanaskan persaingan di lini depan raksasa Prancis tersebut.